Mungkin nggak akan ada habisnya menceritakan tentang K-K-K-K. Pertemanan, Persahabatan, Persaudaraan, terkadang nggak luput juga Permusuhan selalu muncul diantara kita dan semuanya itu akan berujung indah menjadi sebuah Perkeluargaan diantara kita. Persahabatan akan terus berjalan ketika didalamnya sudah terbangun kekeluargaan dan saling mengerti, memahami dan memliki. Sejenak kita ingin mengulang memori di masa-masa klasik itu.
Dimulai dari awal perjalanan kita semua bertemu di suatu tempat dengan wajah yang masih polos dan lugu seperti ini :D
Di Sekolah itu, pertama kalinya kita bertemu, berkumpul, bercanda, bersenang-senang, bermain, belajar dan makan "Dua Mie Ayam" bersama. hahahaha. Mungkin hal itu yang sering kita lalui dan jalani bersama. Tuhan sudah mengatur semua dan sudah menyediakan dunia kita bersama di sekolah ini. :)
Kita dipertemukan dengan segerombolan gadis-gadis imut dan centil (Zerli, Meta, Geta) yang entah sampai sekarang itu dinamakan grup apa, sampai-sampai grup cewek-cewek centil ini menjadi idola dan pujaan buat cowok-cowok jomblo di kelas ataupun di sekolah yang lain. Selain itu Tuhan juga Maha Tahu tentang kebutuhan sosok bocah yang sangat cerdas di kelas kita yang digunakan jasanya untuk membantu dan menolong teman-teman sekelas dalam hal menyalin dan mencocokkan jawaban PR sekolah. Karena kami sekelas mengangkat slogan yang bertemakan sosial di kelas kita yaitu "Satu Untuk Berbagi" dalam urusan apapun. Karena kita sekelas menjunjung tinggi dasar filsafat Indonesia yang dikemukakan oleh M. Nasroen (seorang pelopor kajian filsafat Indonesia) yaitu Gotong Royong. Disini kita tidak hanya dipertemukan dengan bocah-bocah centil dan cerdas, tetapi Tuhan juga mengerti akan kebutuhan canda tawa kita disaat kita sudah mulai suntuk untuk melihat berbagai lembar soal dan muka teman-teman yang terlihat kusut akibat terlalu lama melihat soal-soal. Maka dari itu kita juga dipertemukan dengan bocah-bocah yang siap untuk menjadi bahan korban bully kita sekelas. Dikelas ini juga kita dipertemukan dengan cinta monyet yang bagaimana saat itu sebagai media atau ajang untuk belajar mengekspresikan cinta kita saat remaja nanti (red: belajar akting pacaran versi anak bau ketumbar) dan tujuan utamanya yaitu mengejar dan meraih semua mimpi-mimpi kita di kotak sejuta mimpi (red: kelas kita)
Hal-hal yang tak terlupakan pada saat itu :
- Pada saat hari pertama masuk kelas 1, Geta pernah ngompol dikelas. Nggak tau itu saking uda kebeletnya atau emang sengaja pengen kencing dikelas. Biar ada sensasi dan adrenaline saat kencing didepan anak-anak sekelas. #iuuh
- Pernah suatu ketika Fahmil berak di celana saat pelajaran agama. Mungkin dia uda kebelet pup, tapi sok jaim pake ditahan, walhasil seketika itu sekelas langsung hening sambil mengheningkan cipta dan mencium bau aroma terapi yang berpusat di bawah kursinya Fahmil. (kemproh)
- Arif dan Yogi pernah kencing di dalam bak mandi toilet sekolah. Walhasil setelah mereka berdua melakukan aksinya, mereka mendapatkan penghargaan sebagai "Duta Lingkungan Toilet Sekolah" yang mengharuskan mereka untuk membersihkan toilet. Keren guys, masih SD sudah jadi Duta Lingkungan .............................................. Toilet. -_-'
- Yang satu ini cerita datangnya dari anak seberang, sebut saja namanya Andik. Andik ini sering sekali kalau berangkat sekolah jarang mandi. Entah mengapa dia jarang mandi. mungkin dirumahnya tidak ada kamar mandinya atau emang dia anti sama air? hanya dia dan Tuhan yang tahu.
- Dani pernah kecanduan aroma "bolpoin wangi" yang katanya orang tua dulu itu ada narkobanya, dari pada nyedotin aroma wangi dari bolpoin itu, mending ngelem aja.
- Dulu ada permainan yang namanya slibur-slibur. Pada dasarnya, dua orang dipilih untuk membuat “gerbang” dengan tangan mereka, dan anak-anak lain berbaris berpegangan seperti ular. Terus semuanya bernyanyi sambil melewati "gerbang" tangan temannya dan barang siapa yang ketangkap oleh “gerbang” harus keluar dari barisan ular. Pada bagian akhir di dalam lagu permainan slibur, gerbang tangan menutup dan menangkap satu anak, dan dimana waktu itu belum tau yang namanya moshing, tapi saat itu kita udah pernah melakukan pesta moshing dikelas saat melakukan permainan ini. Jadi yang ketangkep langsung aja DISIKAT.
- Saat kelas 6 kita selalu ada yang namanya les pagi, dimana setelah les pagi tersebut kita semua selalu menyambangi tempat nongkrong kita di Bu Tugiman. Itu rasanya sesuatu sekali setiap kali mampir ke bu Tugiman. Siapa tau ketemu cinta monyet yang itu. :D
- Setiap malam selalu ke rumahnya Alvin dengan alasan ke orang tua kita mau kerja kelompok di rumahnya Alvin buk, padahal?? yah, ingin mencocokkan semua jawaban PR sama punya Alvin.
- Agil waktu zaman SD tasnya selalu full seperti kantong doraemon, di dalam tasnya banyak peralatan ajaib, mulai dari membawa buku semua mata pelajaran, buku game, komik sampai kancut pun ada di dalam tasnya. Seakan dia tiap hari bagaikan orang yang akan pindahan rumah.
- Selain sebagai ketua kelas dan juara kelas, Alvin pada zaman SD punya side project yaitu selalu aktif sebagai orang jail dan tukang kentut. (ngobos ta iku??)
- Ini yang tak luput dari kita semua. Selalu memanggil nama kita dengan nama orang tua.
- Dulu waktu istirahat sering mainan SOS atau KOTAK SEMBILAN. Entah sampai sekarang permainan itu masih ada atau sudah lenyap ditelan orang.
- Andri pernah ditelanjangai sama anak-anak, tapi dia tidak ada perlawanan sama sekali dan hanya bilang. INDO,,TOLONG AKU NDO.
- Nah, slogan atau jargon ini yang sampai sekarang kita semua masih ingat. INDO. PESEN NDO .... (lanjutkan sendiri)
- Sebenarnya masih banyak lagi hal-hal yang tidak terlupakan oleh kita tanpa kita sadari saat itu. (asline seng nulis wes lali)
Sampai pada akhirnya kita dapat berkumpul lagi di saat menginjak dewasa :D
Terkadang saat mengingat zaman SD yang membosankan dengan suasana selama 6 tahun bertemu teman-teman itu saja, kejenuhan akan keadaan yang dimana ingin menjadi anak ABG. Tetapi hal-hal yang berbau negatif tentang kelas ataupun teman-teman kita akan sirna dan terhapus semua dengan rekaman memori indah, gokil, lucu, sedih, terharu dan semua menjadi satu bagian bagaikan pelangi yang muncul dibalik awan-awan mendung yang menghitam. Dilihat dari kejauhan nampak ada goresan-goresan negatif ditubuh kelas kita yang tertutup oleh indahnya pelangi dicerita kelas kita.
Sampai kapankah persahabatan kita akan guyub tur rukun seperti ini?? semoga kelak sampai kapanpun juga persahabatan kita akan seperti ini sampai maut memisahkan kita. Dan semoga berkumpulnya kita dapat menjadikan sedikit cerita klasik yang manis untuk anak cucu kita kelak tentang persahabatan yang tidak akan pernah putus dan selalu nyambung terus seperti angka 8. Long Live My Family :)
NB: saat membaca ini disarankan untuk membawa cemilan sejenis pop corn dan soft drink sambil dengerin lagunya Sheila On 7 - Sebuah Kisah Klasik, Bondan Prakoso and Fade2Black - Kita Selamanya, Endank Soekamti - Angka 8.
NB: saat membaca ini disarankan untuk membawa cemilan sejenis pop corn dan soft drink sambil dengerin lagunya Sheila On 7 - Sebuah Kisah Klasik, Bondan Prakoso and Fade2Black - Kita Selamanya, Endank Soekamti - Angka 8.
Wrote by Unknown





