How We Make Creative Content
Dulu, kata KREATIF itu “hanya” disematkan bagi orang-orang yang berkesenian atau pelaku seni. Tapi di zaman sekarang, kreatif itu sangat-sangat dibutuhkan oleh semua orang, tidak hanya untuk pelaku seni saja. Kenapa? Ya sekarang ini setiap orang dituntut untuk mencari ide/gagasan yang baru atau membuat sesuatu inovasi.
Harus kreatif bukan hanya
terpatok pada pekerjaan saja, melainkan ada banyak hal lagi untuk seseorang harus
melakukan sesuatu yang kreatif. Misalnya menyampaikan sebuah informasi melalui
media video dengan konsep animasi. Seperti video dibawah ini.
Video animasi “Setengah
Lima” ini menceritakan tentang sekelompok anak SD di pelosok negeri yang tetap
bersemangat menuju sekolah walaupun dengan fasilitas yang minim. Video animasi
diatas terinspirasi dari dunia pendidikan di Indonesia yang saat ini masih
memiliki beberapa kekurangan namun itu semua bukan menjadi penghalang bagi para
siswa untuk terus menuntut ilmu. Semangat inilah yang diangkat dari video
animasi “Setengah Lima” dan berharap bisa dapat menginspirasi banyak orang
untuk terus berjuang.
Nah, penyampaian informasi
yang melalui video dengan konsep animasi itulah yang bisa disebut sebagai
konten kreatif. (Konten) >> penyampaian informasi, (Kreatifnya) >>
menggunakan video dengan konsep animasi. Konten kreatif bisa disebut sebagai penyampaian
informasi dengan menggunakan cara yang lain, cara yang nggak biasa, cara yang
unik, cara yang menarik, cara yang nyeleneh, cara yang jarang orang kepikiran.
Dan masih banyak cara-cara kreatif lagi yang bisa kita sampaikan, tentunya
dengan cara yang kita sukai dan tidak melanggar norma-norma yang berlaku.
Berarti KONTEN itu penting?
Ya penting. Karena dengan kita membuat konten, kita bisa menyampaikan pesan
dengan cara yang kita suka dan bisa berbagi spirit seperti video animasi yang
diatas.
TERUS GIMANA CARANYA BIKIN
KONTEN KREATIF ITU?
Cara orang untuk membuat
konten kreatif itu lain-lain. Terkadang ada yang agak mirip caranya, terkadang
ada yang berbeda. Kalo gue membuat suatu konten biasanya dengan cara seperti
berikut.
-
Ide Itu Harus Di Pancing Bukan Di Jaring
![]() |
| via thefieldseattle.org |
Ketika gue akan membuat
suatu konten, hal yang paling dasar adalah gimana kita bisa mendapatkan ide.
Nah, biasanya ketika kita sedang mengalami kesusahan mencari ide, kadang-kadang
itu yang menjadi alasan kita untuk tidak membuat konten. Selain yang udah
pernah gue tulis DISINI biasanya gue melakukan hal-hal ini untuk memancing ide.
* Melamun Itu Indah
![]() |
| via zephy0.deviantart.com |
Kadang-kadang melamun itu
bisa membuat kita untuk gampang memancing ide. Dan itu terbukti dari penelitian
yang dilakukan para psikolog di University of Central Lancashire mengungkapkan
bahwa kegiatan melamun itu sangat penting karena memberikan kesempatan otak
“berkelana” untuk merangsang kreativitas dan meningkatkan kinerja. So, sering-sering aja melamun biar dapet
ide.
* Sumpah, Kamu Harus Liburan!!
![]() |
| via freepik.com |
Liburan meruapakan kegiatan
yang dimana kita selalu merasakan excited,
happy, dan semua kesenangan yang kita
rasakan sendiri. Disamping membuat kita menjadi happy, liburan juga membantu kita untuk mengurangi stress dengan
aktifitas kita sehari-harinya. Selain itu, kita juga dapat wawasan baru. Dan
menurut gue, liburan juga dapat memancing ide untuk membuat konten.
* Cari Keresahan Yang
Dialami Atau Diskusi Dengan Orang Lain
![]() |
| via bizlibrary.com |
Menurut gue, memancing ide
yang mudah tuh dengan cara mencari keresahan pada diri sendiri atau juga berdiskusi dengan teman, pacar atau saudara. Kalo gue berdiskusi sama orang lain
atau teman, tujuan gue adalah untuk menggali keresahan yang gue alami agar gue bisa
mudah mencari poin-poin atau mencari solusi yang bisa dijadikan
konten dan dengan diskusi ketika kita tidak menemukan keresahan yang kita
alami, kita juga bisa mengambil keresahan orang lain yang bisa kita angkat untuk
jadi konten. Inget, mengambil keresahan orang lain ya bukan mengambil ide orang
lain. Contoh ketika gue saat menulis konten blog yang ini --> KLIK DISINI.
Ketika itu gue ngerasain
kegelisahan sama gebetan gue saat kita berdua sedang datang ke acara kondangan
temen gue. Disitu gue melihatnya agak sebel aja sama gebetan gue yang selalu
komentarin hal apapun yang ada di kondangan itu. Semua yang dia komentari itu
ya sama persis dengan blog yang udah gue tulis itu. Nah, daripada kekesalan yang
gue alami itu membuat diri gue semakin nggak karu-karuan mending hal yang bikin
gue kesel itu bisa jadi bahan tulisan yang (semoga) menjadi hiburan dan secara
nggak langsung itu sebagai bahan sindiran gue ke gebetan. *maaf ya Tan.
Dari kegelisahan yang gue
alami saat di acara kondangan, hal yang pertama pastinya gue mengamati dan mendengarkan dulu
apa-apa aja yang gebetan gue komentari tentang acara kondangan yang dia
datangi. Kedua, gue mencoba bertanya dan diskusi dengannya kenapa kok dia
mengomentari semua yang ada di acara kondangan temen gue tersebut. Nah, dari
diskusi-diskusi kecil dengan dia akhirnya gue menemukan ide untuk membuat konten tulisan yang
berjudul “Hal-Hal Yang Dikomentari Cewek Ketika Datang Ke Kondangan”.
-
Memilih Dan Memilah Ide
Oke, setelah proses dari tahap memancing ide selesai terkadang kita mendapatkan banyak ide untuk dijadikan sebuah konten sehingga kita kebingungan mana yang dipilih dan didahulukan untuk dijadikan sebuah konten. Kalo dari apa yang gue lakukan ketika gue sedang mendapatkan banyak ide untuk dijadikan konten, hal yang pertama yang jadi bahan pertimbangannya yaitu gue selalu memilih ide yang sekiranya gue mudah untuk mengeksekusinya. Karena gue tau dan ngerti apa yang akan gue bahas, kebutuhan dari konten itu apa saja, dan mumpung kita sedang dikasih “kemudahan” mendapatkan ide dan menggarap konten. Karena setiap mengerjakan konten kadang kita menemui kesulitan dan membutuhkan beberapa jam atau beberapa hari untuk menyelesaikannya.
Pertimbangan yang kedua, gue
memilih ide yang unik. Karena dari ide yang unik biasanya kita akan dapat
menemukan poin-poin yang gampang/unik juga ketika kita akan membuat mind mapping.
-
Membuat Mind Mapping
Biasanya setelah gue
mendapatkan ide yang sudah fix untuk dijadikan konten, gue selalu membuat mind mapping. Gunanya membuat mind mapping adalah untuk menemukan
poin-poin yang dapat dijadikan sebagai bahan pengembangan ide dan cerita konten
kita.
Dibawah ini contoh mind mapping yang biasanya gue bikin
ketika gue mencari poin-poin dari ide yang sudah gue dapatkan.
-
Nggak Banyak Basa Basi Langsung Eksekusi
Setelah semua ide dasar
ketemu, lalu menemukan beberapa poin-poin yang bisa dijadikan bahan untuk pengembangan ide cerita yang akan dijadikan konten, maka langkah
selanjutnya ya mulai eksekusi kontennya mau dijadikan seperti apa.
Dari semua yang udah gue
jelasin diatas itu nggak semuanya para kreator melakukan hal yang sama seperti
yang gue lakuin itu. Setiap orang mempunyai cara sendiri untuk membuat konten dan cara treatmentnya juga berbeda dengan yang lain. Oke,
mungkin apa yang sudah gue jelasin diatas itu semoga bisa membantu dan berguna
buat kita untuk membuat sebuah konten. Jika kalian ada ide untuk menambahkan
poin-poin “Cara Membuat Konten Kreatif”, silahkan bisa ditulis di comment box
agar kita semua bisa sharing dengan teman-teman yang lain. So, terima kasih buat kalian semua yang udah mampir di blog gue kali ini.
See ya :)








0 komentar